About

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kamis, 24 Maret 2011

Belajar Matematika di Sekolah Katholik

Seorang ibu dan ayah dari keluarga atheis khawatir anak mereka tidak ingin belajar matematika di sekolah, jadi mereka memutuskan untuk mengirimnya ke sekolah Katholik.

Setelah hari pertama sekolah, anak mereka pulang sambil berlari ke rumah, langsung masuk ke kamarnya dan menutup pintu. Ibu dan ayahnya sedikit khawatir tentang hal ini dan pergi ke kamarnya untuk melihat apakah dia baik-baik saja. Mereka menemukan dia duduk di mejanya mengerjakan pekerjaan rumahnya. Anak itu terus melakukan hal itu sepanjang tahun. Pada akhir tahun anak membawa pulang rapor dan memberikan kepada ayah dan ibunya. Melihat hal itu mereka lihat nilai matematikanya A+.

Ayah dan ibu sangat senang dan bertanya, "Apa yang membuatmu berubah pikiran tentang belajar matematika?"

Anak itu memandang ibu dan ayah dan berkata, "Yah, pada hari pertama ketika aku masuk ke kelas, aku melihat 'Seorang Pria' dipaku pada tanda plus di dinding dekat meja guru dan akhirnya aku pikirkan apa yang akan mereka lakukan jika aku sampai gagal."

0 komentar:

Poskan Komentar